TAWURAN…UGH…CAPEK DEEH!!!

Lagu lama (kerusuhan suporter) kembali terdengar. Padahal baru beberapa hari yang lalu kita dibuai dengan indahnya ikatan persaudaraan antar suporter di ajang semifinal Copa Indonesia. Dan untuk kesekian kalinya kerusuhan suporter mencoreng wajah sepak bola Indonesia apalagi peristiwa tersebut telah tersiar ke berbagai negara.
Sebenarnya kalo mencari siapa yang paling bersalah, maka semua pihak baik suporter, wasit, pemain, panpel, atau pihak keamanan juga dapat dinyatakan bersalah. Namun alangkah lebih baik jika kita lebih memperhatikan nasib Stadion Brawijaya. Janganlah kita disibukkan oleh permasalahan siapa yang bermasalah karena itu semua tidak akan mengubah apa yang telah terjadi. Baca selebihnya »
Who’s The Most Georgeous Player?
Zaman sekarang ini, pebola sudah nggak ada bedanya sama artis. Sama-sama kaya, terkenal, dan ganteng. Dan sama-sama yang pasti digilai sama kaum hawa. Makanya nggak heran kalo mereka punya seabrek fans cewek. Berikut, ini aku berikan beberapa sampelnya: Baca selebihnya »
COPA INDONESIA vs LIGA CHAMPIONS
VS 
Delapan tim yang lolos ke babak delapan besar telah terpilih. Meskipun dengan tetesan darah dan emosi. jika kita perhatikan ada persamaan antara tim yang lolos ke babak 16 besar denan tim yang lolos ke babak perdelapan final Liga Champions. Baca selebihnya »
PELITA adalah Pelita

Pelita Jaya Purwakarta, sebuah klub medioker yang menarik perhatian publik pada musim ini karena mampu menembus Liga Super. Prestasi klub yang bermarkas di Stadion Purnawarman ini memang fenomenal. Selain karena sering pindah base camp, klub ini juga tidak mendapat suntikan dana dari APBD. Yang lebih membanggakan lagi, sebagian besar materi Pelita adalah pemain muda.
Dibawah arahan pelatih muda asal Singapura, Fandi Ahmad, Pelita menjadi klub kuda hitam. Beberapa klub besar seperti Persija, Persib, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC pernah merasakan ketangguhannya. Kurangnya pemain berkualitas dan pemain berlabel timnas mampu diatasi dengan baik oleh Fandi Ahmad dengan memaksimalkan pemain muda. Bahkan sekarang Pelita dapat dikatakan sebagai penyalur pemain timnas U-23 seperti Dian Agus Prasetyo, Jajang Mulyana, Ardan Aras, dan Andik Adiansyah.
Kehadiran klub Pelita merupakan pelita di tengah kekhawatiran banyak klub akan tidak adanya dana APBD pada musim depan. Selain itu dapat juga menjadi inspirasi bagi klub lain untuk lebih mengembangkan pemain mudanya.
Oh, Pelita……Kaulah pelita di tengah kegelapan sepakbola Indonesia.
DERBY TERPANAS
Partai Derby memang selalu panas apalagi jika merepakan derby sekota atau karena memiliki sejarah yang cukup panjang. Berikut data tentang beberapa derby terpanas di Dunia:
KESEMPURNAAN KAKA
Lengkap sudah prestasi yang telah dicapai oleh Kaka. Setelah mengantarkan Milan menjadi juara Champions 2007 dan juara FIFA World Club Kaka meraih 6 penghargaan berturut-turut selama bulan November-Desember. Baca selebihnya »
KONTROVERSI RONALDINHO


Dua atau tiga tahun yang lalu, mungkin benar jika Ronaldinho adalah pemain terbaik dunia dan sangat wajar apabila banyak klub yang menginginkannya termasuk AC Milan. Namun sekarang justru kebalikannya. Baca selebihnya »
KONTROVERSI RONALDINHO
Dua atau tiga tahun yang lalu, mungkin benar jika Ronaldinho adalah pemain terbaik dunia dan sangat wajar apabila banyak klub yang menginginkannya termasuk AC Milan. Namun sekarang justru kebalikannya. Baca selebihnya »
“Hattrik” Indonesia
Wajarnya sebuah hattrik disambut dengan pujian dan sukacita, namun berbeda dengan yang dialami oleh timnas Indonesia. Sebuah hattrik yang mereka ciptakan justru mengundang kekecewaan dari insan sepakbola tanah air. Maklum saja, hattrik yang mereka ciptakan bukanlah 3 gol melainkan tiga kegagalan sejak tahun 2006-2007. Baca selebihnya »
Ketika Hati dikalahkan oleh Logika
Hati saya sangat terkejut ketika mendengar berita di MetroTV bahwa seorang dokter di California divonis hukuman penjara 25 tahun gara-gara menolong seorang anggota Al-Qaida. Sungguh ironis sekali perbuatan baik sang dokter harus dibalas dengan hukuman penjara. Baca selebihnya »
