Itoermilanisti's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Mak…aku lapar!!!

Bagiku, kata itu terasa sangat asing ditelingaku bahkan terasa hambar dilidahku. Maklum aku tak pernah mengatakannya karena alhamdulillah aku tak pernah merasa yang namanya kelaparan. Ketika aku mendengar tentang cerita sebuah keluarga yang meninggal karena kelaparan, aku sangat terkejut dan tidak percaya jika sebuah keluarga meninggal hanya karena sesuap makanan. Apalagi ketika saya tahu bahwa para tetangganya tidak tahu kalau mereka sedang kelaparan.

Sebuah tamparan keras telak diwajah para pemimpin kita. Bagaimana mungkin ditahun 2008 yang dicanangkan oleh pemerintah sebagai tahun “VISIT INDONESIA” pemerintah justru dikejutkan oleh kasus kelaparan. Tidak ada dari mereka yang mau tanggung jawab, mereka saling melempar handuk bahkan mereka berlomba-lomba untuk bungkam. Bagaimana mungkin kita mengundang orang asing untuk mengunjungi Indonesia jika masalah dalam negeri belum selesai.

Sebagai negara agraris dan sebagai negara yang pernah medapat penghargaan dari FAO karena keberhasilannya untuk swasembada beras pada era Soeharto, hal itu menjadi suatu ironi. Apalagi baru-baru ini pemerintah melansir data angka kemiskinan yang turun hingga mencapai level sekitar 40%.

Stop saling menyalahkan! Lebih baik masalah ini dijadikan sebagai titik balik perubahan negara kita untuk menjadi lebih baik, tidak hanya bagi pemerintah tapi juga bagi kita semua Tak peduli apakah kita pernah merasakan kelaparan atau tidak, yang penting jangan sampai ada korban berikutnya. Seperti apa yang pernah dikatakan oleh Ricardo Kaka (Duta PBB untuk masalah kelaparan),”Walaupun aku tak pernah merasa kelaparan tapi aku juga turut merasakannya ketika aku berkumpul dan bermain sepakbola bersama mereka. Aku tidak jijik dengan mereka meskipun mereka kotor karena aku yakin aku bisa membantu meringankan beban mereka termasuk dengan bermain sepakbola.”

16 April 2008 - Ditulis oleh itoermilanisti | Uncategorized | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar